Wednesday, March 16, 2005

COURTESY CALL

Sudah semenjak seminggu yang lalu, one of my colleague; DUC, menelpon dan mengatakan bahwa his new Ambassador will pay a courtesy call to my Mr. Ambassador. Saya sudah menginformasikan hal ini dan menetapkan tanggalnya yaitu hari ini, Rabu, 16 Maret 2005, pukul 15.30 waktu setempat.

Waktu hari Senin yang lalu PS. DUC [all the colleagues disini selalu memakai istilah PS didepan nama kita masing-masing; maksudnya adalah Personal Secretary, ceritanya mau menyaingi gelar H.E. = His Excellency .. hahahaha :D] menghubungi saya kembali dan mengatakan bahwa his Madame Ambassador akan ikut pula dalam courtesy call tersebut. So then I informed Madame Ambassador pun bahwa beliau diharapkan pula kehadirannya untuk mendampingi Mr. Ambassador menerima courtesy call dari Ambassador-nya PS. DUC.

Pagi ini saya terima telpon dari PS. DUC yang mengatakan bahwa dia ingin memindahkan waktu pertemuan ke pukul 17.00 karena pada pukul 16.00 his Ambassador masih ada pertemuan di Royal Palace. I said okay, I have no problem dengan hal tersebut, sampai kemudian ketika habis makan siang, saya mendapat telepon lagi dari PS. DUC dan dia mengatakan bahwa jika memungkinkan courtesy call dipindah jamnya pukul 15.00. HAH ??? .. does he have any idea bagaimana mood orang yang akan ditemui dengan jadwal yang tidak steady, dengan jadwal yang berubah-ubah especially level-annya Mr. Ambassador. I definitely dengan gaya sedikit judes [lhaa émang judes sich, wong dibilangnya aja Mr. Jutek oleh seseorang karena suka ndak balas sms katanya ... ya kan ? .. hihihihi] mengatakan pada PS. DUC :

Me : "DUC, if your Ambassador cannot make it today at 5 pm. I think it will be better for us to postpone the meeting till further notice. Say .. sumtimes around next week ?"

DUC : "Hary, please understand, I am just afraid that the meeting in Royal Palace will take more than 5 o'clock."

Me : "But you've been changing three times already. What do you expect me to say to my Ambassador ? I am just avoiding any bad thing happens. You know very well that this little dear so-called Courtesy Call even only 15 minutes meeting but involve a lot of things especially the protocol thing."

DUC: "Hary, please don't get angry. I will try my best to be in your Embassy at 5 this afternoon."

Me: "You better, otherwise see you next week."

Lalu pada pukul dua tigapuluh menit siang hari, PS. DUC kembali menelpon saya dan mengatakan bahwa meeting tetap akan diadakan pada pukul 17.00. Maka saya dengan berseri-seri pun mengatakan terima kasih kepadanya.

Tepat pukul 17.00, His Excellency Mr. Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary of Socialist Republic of Vietnam and Madame Nguyen Chien Thang memasuki ruang Indonesia dan diterima oleh His Excellency Mr. Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary of the Republic of Indonesia and Madame Nani Nurrachman Oerip.

Image hosted by Photobucket.com

No comments: